GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS TIRTOMOYO I WONOGIRI

Authors

  • Retno Ambarwati Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta
  • Nita Yunianti Ratnasari Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta
  • Kristiana Puji Purwandari Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta

Keywords:

knowledge, response, diarrhea case., Pengetahuan Ibu, Sikap ibu, Kejadian diare pada anak

Abstract

The aims of this research are to describe knowledge level and mothers response within diarrhea case in child at Tirtomoyo Community Health Center I Wonogiri regency 2018. Diarrhea is loss of body fluids in 24 hours with the frequency of defecation more than 3 times a day. These symptoms are manifestations of gastrointestinal system infections that can be caused by various types of bacteria, viruses and parasites. This infection can spread through contaminated food or drink or direct infection between humans. The impact of diarrheal disease on children is very influential in the hope of growth and development of children due to frequent loss of fluids and disruption of the process of absorption of food and nutrients needed by children for growth can even lead to death in children. The research is used is descriptive metode with so member of population are 30 people with choosing sampel “purposive sampling” and use queestionare to collec the data. In this study, information needed through primary data namely data obtained by means of visits to the location of the study and distributing questionnaires to be filled by the respondents themselves. The population in this study were all mothers who had children and came for treatment at the Tirtomoyo I Community Health Center Wonogiri regency.. The samples in the study were a number of mothers who came to seek treatment at the Tirtomoyo I. Health Center. The reseach results of the Knowledge study were 18 of respondents (22%) with good knowledge, 26 of respondent (32%)with sufficient knowledge, and 36 respondent (45%) with less knowledge. The Result of attitude were 29 of respondent (36%) have good attitudes, 33 of respondent (41%) have sufficient attitudes, and 18 of respondent (22%)have less knowledge. The refor knowledge and mother’s respond within diarrhea case in child is very important to decrease and minimize rate of diarrhea case.Morbility and mortality on child.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian diare pada anak di Puskesmas Tirtomoyo 1 Wonogiri tahun 2018. Diare adalah buang air besar encer/cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam sehari . Diare yang berlangsung lebih dari 3 kali dalam 24 jam dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh atau dehodrasi. Gejala ini manifestasi dari infeksi system gastrointestinal yang dapat disebabkan berbagai jenis bakteri, virus dan parasit. Infeksi ini dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi maupun infeksi langsung antar manusia. Dampak akibat penyakit diare pada anak sangat berpengaruh terharap pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kehilangan cairan yang sering serta terganggunya proses absorsi makanan dan zat nutrient yang dibutuhkan anak untuk pertumbuhan bahkan bisa mengakibatkan kematian pada anak. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jumlah Sampel 80 orang ibu yang dipilih secara “purposive sampling” serta pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil distribusi frekuensi Pengetahuan Ibu terhadap kejadian diare didapatkan bahwa sebanyak 18 responden (22%) dengan pengetahuan baik, 26 responden (32%) dengan pengetahuan cukup, dan 36 responden (45%) dengan pengetahuan kurang. 36% responden memiliki sikap yang baik, 41% responden memiliki sikap yang cukup, dan 22% responden yang memiliki pengetahuan kurang. Hasil distribusi frekuensi Sikap ibu terhadap kejadian diare menunjukkan bahwa 29 responden (36%) yang memiliki sikap baik, sedangkan 33 responden (41%) yang memiliki sikap yang cukup, 18 responden (22%) yang memiliki sikap yang kurang. Pengetahuan dan sikap ibu tentang diare sangat penting dalam penatalaksanaan awal anak yang menderita diare. Penanganan yang cepat dan tepat terhadap diare dapat mengurangi resiko kematian pada anak akibat kehilangan cairan yang berlebihan.

Downloads

Published

2018-07-25

Issue

Section

Articles