PENGARUH KOMPRES HANGAT PADA LEHER TERHADAP NYERI KEPALA PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DUSUN BLIMBING

Authors

  • kristiana purwandari Akper Giri Satria Husada

DOI:

https://doi.org/10.56840/jkgsh.v13i1.120

Keywords:

Warm compress, Headache, Hypertension, Kompres hangat, Nyeri kepala, Hipertensi

Abstract

Background: Hypertension or high blood pressure is an abnormal increase in blood pressure in arterial blood vessels or is a condition of systolic blood pressure more than 140 mmHg and diastolic blood pressure more than 90 mmHg. The initial symptoms of hypertension are usually asymptomatic, characterized only by a rise in blood pressure. The rise in blood pressure is initially temporary but eventually becomes permanent. When symptoms appear, they are usually vague. Headache or headache pain, usually in the nape/neck. Headaches occur due to atherosclerosis which causes spasm in the arteries and decreased O2 (oxygen) in the brain. The pain can be treated with nonpharmacological management, one of which is by using warm compresses. Warm compress is the provision of warmth / heat in certain areas. Research Method: This research is a type of pre-experimental research. The research design uses One Group Pre-test and Post-test, namely a type of experimental research to determine the relationship between variables by carrying out an intervention and then observing it before and after the intervention (Sani, 2012). The research was conducted in May - June 2023, taking the research location in Blimbing Hamlet, Ngadirojo Kidul, Wonogiri Regency. The population in this study was 55 elderly people with hypertension. The sample in this study was 30 people. The sampling technique is simple random sampling. The data collection technique was carried out twice, namely before the intervention (pre test) and after the intervention (post test). Results: The results of observations that have been made and all respondents show that after the nursing procedure of warm compresses on the neck for 3 consecutive days there is a decrease in the head pain scale in all respondents. From an average pain scale of 5.43 on the first day to a pain scale of 2 on the third day. This shows a change in the scale of headaches in respondents. Conclusion: The results of the analysis carried out from all respondents obtained data that after the warm compress nursing procedure on the neck all respondents experienced a decrease in pain scale and changes, namely soreness in the nape of the neck, dizziness and reduced head pain. This the problem is resolved and the intervention is continued independently.

 

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri atau merupakan kondisi tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Gejala awal hipertensi biasanya adalah asimtomatik, hanya ditandai dengan kenaikan tekanan darah. Kenaikan tekanan darah pada awalnya sementara tetapi akhirnya menjadi permanen. Ketika gejala muncul, biasanya samar. Sakit kepala atau nyeri kepala, biasanya di tengkuk/leher. Nyeri kepala terjadi karena adanya aterosklerosis yang menyebabkan spasme pada pembuluh darah (arteri) dan penurunan O2 (oksigen) di otak. Nyeri tersebut dapat ditangani dengan penatalaksanaan nonfarmakologis, salah satunya yaitu dengan menggunakan kompres hangat. Kompres hangat adalah pemberian rasa hangat/panas didaerah tertentu. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian pra eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan One Group Pre-test dan Post-test yaitu jenis penelitian eksperimen untuk menentukan hubungan antar variabel dengan melakukan intervensi kemudian diamati sebelum dan sesudah dilakukan intervensi (Sani, 2012). Penelitian dilakukan bulan Mei - Juni 2023 dengan mengambil lokasi penelitian di Dusunn Blimbing, Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita hipertensi yang berjumlah 55 orang. Sampel dalam penelitian ini  sebanyak 30 orang. Teknik sampling dengan simple random sampling. Teknik pengambilan data dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dilakukan intervensi (pre test) dan sesudah dilakukan intervensi (post test). Hasil: Hasil pengamatan yang telah dilakukan dan keseluruhan responden menunjukkan bahwa sesudah dilakukan prosedur keperawatan kompres hangat pada leher selama 3 hari berturut-turut terjadi penurunan skala nyeri kepala pada seluruh responden. Dari rata-rata skala nyeri 5,43 pada hari pertama menjadi skala nyeri 2 pada hari ketiga. Hal ini menunjukan adanya perubahan skala nyeri kepala pada responden. Kesimpulan: Hasil analisa yang dilakukan dari keseluruhan responden didapatkan data bahwa sesudah dilakukan prosedur keperawatan kompres hangat pada leher semua responden mengalami penurunan skala nyeri dan perubahan yaitu pegal pada tengkuk, pusing dan nyeri kepala berkurang. Dengan demikian masalah teratasi dan intervensi dilanjutkan secara mandiri.

 

Downloads

Published

2024-01-31