EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KOMPRES BAWANG MERAH TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK BALITA DI DESA JOHO KECAMATAN PARCIMANTORO
DOI:
https://doi.org/10.56840/jkgsh.v15i1.168Kata Kunci:
Hipertermia, Allium ascalonicum, suhu tubuh, Hyperthermia, Allium ascalonicum, body temperatureAbstrak
ABSTRAK
Latar Belakang : Hipertermia adalah peningkatan suhu tubuh sehubugan dengan ketidakmampuan tubuh untuk meningkatkan pengeluaran panas atau menurunkan produksi panas. Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan salah satu bahan alami yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur untuk meningkatkan cita rasa makanan, dan secara non farmakologi juga dapat digunakan sebagai obat tradisional.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh anak. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan case study research ( studi kasus ) dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil : Setelah di berikan kompres bawang merah menujukkan adanya penurunan suhu tubuh pada anak. Kesimpulan: : terapi kompres bawang merah dapat membantu menurunkan suhu tubuh pada anak.
ABSTRACT
Background: Hyperthermia is an increase in body temperature related to the body's inability to increase heat dissipation or decrease heat production. Shallots (Allium ascalonicum) are one of the natural ingredients commonly used as a kitchen spice to enhance the taste of food, and can also be used non-pharmacologically as a traditional medicine. Objective: To determine the effect of giving shallot compresses on decreasing children's body temperature. Method: This study uses qualitative research using a case study research approach with a nursing process approach. Results: After being given a red onion compress, it showed a decrease in body temperature in children. Conclusion: red onion compress therapy can help lower body temperature in children.